Kamis, 03 Oktober 2019

Konversi bilangan Desimal ke Octal STMIK ERESHA


nama : muhammad edo firmansyah
nim : 161021450388
STMIK ERESHA Reguler C




Konversi bilangan Desimal ke Octal STMIK ERESHA

Bilangan Desimal
Decimal adalah suatu  bilangan yang menggunakan basis 10 angka mulai 0,1,2,3,4,5,6,7,8,dan 9. Contoh penulisan bilangan desimal : 96(10). jadi tolong diingat kembali decimal itu basis sepuluh.

Bilangan Binner
Biner adalah suatu bilangan yang hanya menggunakan basis 2 angka, yaitu 0 dan 1. Contoh penulisan bilangan Binner : 1010110(2). Jadi binner itu basis dua.

Bilangan Octal
Octal adalah suatu bilanga yang menggunakan basis 8 angka mulainya 0,1,2,3,4,5,6, dan 7. Contoh penulisan bilangan Octal : 78(8). Jadi diingat teman-teman Octal basis angkanya delapan yahhh.

Bilangan Heksadesimal
Heksa adalah suatu bilangan yang menggunakan basis 16 angkanya dimulai dari 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E,F. Jadi huruf A sampi F adalah huruf pengganti untuk angka 10-15. Contohnya A=10 berarti A itu angka 10 dan seterus sampai kehuruf F. Contoh penulisan Heksadesimal : E9(16). Jadi tolong dingat kembali kalau heksa basis 16.


contoh konversi dari Desimal ke Octal, Binner, dan Heksadesimal

Ada 2 contoh konversi bilangan Desimal ke Octal (dibagi 8)

contoh pertama

1      290(10) = ……. (8)
290 / 8 = 36 sisa 2
  36 / 8 =    4 sisa 4               (hitungnya dari bawah ke atas)
    4 / 8 =    0 sisa 4
Jadi angka bilangan Desimal 290(10) ke Octal adalah 442

contoh kedua

1.      1998(10)= ……..(8)

1998 / 8 = 249 sisa 6
  249 / 8 =    31 sisa 1               (hitunglah dari bawah ke atas)
    31 / 8 =       3 sisa 7
      3 / 8 =       0 sisa 3
Jadi angka bilangan Desimal 1998(10) ke Octal adalah 442



Ada 2 contoh bilangan Desimal ke Binner (dibagi 2)
contoh pertama
1.      156(10)= …….. (2)
156 / 2 = 78 sisa 0
  78 / 2 =  39 sisa 0                          
  39 / 2 =  19 sisa 1
  19 / 2 =    9 sisa 1                   (hitungnya dari bawah keatas)
    9 / 2 =    4 sisa 1
    4 / 2 =    2 sisa 0
    2 / 2 =    1 sisa 0
    1 / 2 =    0 sisa 1

contoh kedua
Jadi angka bilangan Desimal 156(10) ke Binner adalah 10011100
 77(10)= ……..(2)
77 / 2 = 38 sisa 1
38 / 2 = 19 sisa 0
19 / 2 =   9 sisa 1
   9 / 2 =   4 sisa 1                    (hitung lah dari bawah keatas)
   4 / 2 =   2 sisa 0
   2 / 2 =   1 sisa 0
   1 / 2 =   0 sisa 1

Jadi angka bilangan Desimal 77(10) ke Binner adalah 1001101



Ada 2 contoh bilangan Desimal ke heksa

contoh pertama
1.      53(10)= ……. (16)
53 / 16 = 3 sisa 5                      (hitunglah dari bawah ke atas)
  3 / 16 = 0 sisa 3

Jadi bilangan Desimal 53(10) ke heksa adalah 35

contoh kedua
2.      209(10)= ……..(16)
209 / 16 = 13 sisa 1                      (hitunglah dari bawah ke atas)
  13 / 16 =   0 sisa 13 (D)

Jadi bilangan Desimal 209(10) ke heksa adalah 1 13, nahhh angka 13 ini bisa kita ganti dengan huruf D jadi hasiln ya 1D.


Berikut table bilangan

Decimal
Binner
Octal
Hexadecimal
0
0000
0
0
1
0001
1
1
2
0010
2
2
3
0011
3
3
4
0100
4
4
5
0101
5
5
6
0110
6
6
7
0111
7
7
8
1000
10
8
9
1001
11
9
10
1010
12
A
11
1011
13
B
12
1100
14
C
13
1101
15
D
14
1110
16
E
15
1111
17
F


mungkin cukup sampai disini dulu pembahasan dari saya, mohon maaf jika ada kekurangan dalam penjelasannya. terimakasih

Aplikasi Penginputan Stok Barang Berbasis ASP.net Dan Terhubung Ke Ms.Acces. Tugas UAS

Aplikasi Penginputan Stok Barang Berbasis ASP.net Dan Terhubung Ke Ms.Acces Nama : Muhammad Edo Firmansyah NIM : 161021450388 Ke...