nama : muhammad edo firmansyah
nim : 161021450388
STMIK ERESHA Reguler C
Konversi bilangan Desimal ke Octal
STMIK ERESHA
Bilangan Desimal
Decimal adalah suatu bilangan yang menggunakan basis 10
angka mulai 0,1,2,3,4,5,6,7,8,dan 9. Contoh penulisan bilangan
desimal : 96(10). jadi tolong diingat kembali decimal itu
basis sepuluh.
Bilangan
Binner
Biner
adalah suatu bilangan yang hanya menggunakan basis 2 angka, yaitu 0 dan 1.
Contoh penulisan bilangan Binner : 1010110(2). Jadi binner itu basis
dua.
Bilangan
Octal
Octal adalah
suatu bilanga yang menggunakan basis 8 angka mulainya 0,1,2,3,4,5,6, dan 7. Contoh
penulisan bilangan Octal : 78(8). Jadi diingat teman-teman Octal
basis angkanya delapan yahhh.
Bilangan Heksadesimal
Heksa adalah suatu bilangan yang
menggunakan basis 16 angkanya dimulai dari 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E,F. Jadi
huruf A sampi F adalah huruf pengganti untuk angka 10-15. Contohnya A=10
berarti A itu angka 10 dan seterus sampai kehuruf F. Contoh penulisan Heksadesimal
: E9(16). Jadi tolong dingat kembali kalau heksa basis 16.
Ada 2 contoh konversi bilangan Desimal
ke Octal (dibagi 8)
contoh pertama
1 290(10) = ……. (8)
290
/ 8 = 36 sisa 2
36 / 8 =
4 sisa 4 (hitungnya dari bawah ke atas)
4 / 8
= 0 sisa
4
Jadi
angka bilangan Desimal 290(10) ke Octal adalah 442
contoh kedua
1. 1998(10)= ……..(8)
1998 / 8 = 249 sisa 6
249 /
8 = 31 sisa 1 (hitunglah
dari bawah ke atas)
31 / 8 = 3 sisa 7
3 / 8 = 0 sisa 3
Jadi
angka bilangan Desimal 1998(10) ke Octal adalah 442
Ada 2 contoh bilangan Desimal ke
Binner (dibagi 2)
contoh pertama
1. 156(10)= …….. (2)
156
/ 2 = 78 sisa 0
78 / 2
= 39 sisa 0
39 / 2 = 19 sisa 1
19 / 2
= 9 sisa 1 (hitungnya dari bawah keatas)
9 / 2 =
4 sisa 1
4 / 2 =
2 sisa 0
2 / 2 =
1 sisa 0
1 / 2 =
0 sisa 1
contoh kedua
Jadi
angka bilangan Desimal 156(10) ke Binner adalah 10011100
77(10)= ……..(2)
77
/ 2 = 38 sisa 1
38 / 2 = 19 sisa 0
19
/ 2 = 9 sisa 1
9 / 2
= 4 sisa 1 (hitung lah dari bawah keatas)
4 / 2
= 2 sisa 0
2 / 2
= 1 sisa 0
1 / 2 =
0 sisa 1
Jadi
angka bilangan Desimal 77(10) ke Binner adalah 1001101
Ada 2 contoh bilangan Desimal ke heksa
contoh pertama
1. 53(10)= ……. (16)
53 / 16 = 3 sisa 5 (hitunglah dari bawah ke atas)
3 / 16 = 0 sisa 3
Jadi
bilangan Desimal 53(10) ke heksa adalah 35
contoh kedua
2. 209(10)= ……..(16)
209 / 16 = 13 sisa 1 (hitunglah dari bawah ke atas)
13 / 16 =
0 sisa 13 (D)
Jadi
bilangan Desimal 209(10) ke heksa adalah 1 13, nahhh angka 13 ini
bisa kita ganti dengan huruf D jadi hasiln ya 1D.
Berikut table bilangan
Decimal
|
Binner
|
Octal
|
Hexadecimal
|
0
|
0000
|
0
|
0
|
1
|
0001
|
1
|
1
|
2
|
0010
|
2
|
2
|
3
|
0011
|
3
|
3
|
4
|
0100
|
4
|
4
|
5
|
0101
|
5
|
5
|
6
|
0110
|
6
|
6
|
7
|
0111
|
7
|
7
|
8
|
1000
|
10
|
8
|
9
|
1001
|
11
|
9
|
10
|
1010
|
12
|
A
|
11
|
1011
|
13
|
B
|
12
|
1100
|
14
|
C
|
13
|
1101
|
15
|
D
|
14
|
1110
|
16
|
E
|
15
|
1111
|
17
|
F
|
mungkin cukup sampai disini dulu pembahasan dari saya, mohon maaf jika ada kekurangan dalam penjelasannya. terimakasih